Minggu, 19 Maret 2023

Identifikasi Ahlus Sunnah itu mudah

Identifikasi Ahlus sunnah itu mudah, selama seseorang mashdar talaqqi nya dalam beraqidah seperti yang ditunjukkan para ulama salaf, dan ia menerapkannya pun seperti penerapan ulama salaf serta berpegang dengan prinsip tersebut dan tidak terjatuh kedalam kekeliruan prinsip, maka ia adalah ahlus sunnah. 

Jangan ditambah neracanya : 
ngaji sama asaatidz blok mana ? 
Media dakwah yang biasa disimak media apa ? Dan semisalnya, ini semua adalah tolak ukur ahli bid'ah 

Bahkan seorang sunny salafy yang bermaksiat sekalipun, ia tetaplah ahlus sunnah. Al-Barbahari (wafat thn 329 h) rahmatullah alaihi menuturkan :
"Apabila anda melihat seseorang dari kalangan ahlus sunnah yang buruk perilakunya, fasik, fajir, tukang maksiat maka ia tetaplah ahlus sunnah." (Syarhus Sunnah hal. 121-122 Maktabah Dar Al-Minhaj) 

Apa yang dituturkan oleh Al-Barbahari adalah tepat, selaras dengan keterangan para ulama salaf lainnya tentang ketentuan dan tolak ukur kapan seseorang keluar dari ahlussunnah. ini tentu sangat berbeda dengan kaum fanatik rabun a. k. a hizbiyyun yang mendeteksi ke-ahlussunnahan seseorang berdasarkan neraca-neraca batil yang tidak pernah dikenal oleh para ulama salaf semisal diatas.

Oleh : Al-Ustadz Al-Fadhil Abu Hanifah Jandriadi Yasin حفظه الله
Tanggal : 1 November 2017
Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=363669644087020&id=100013319622062&mibextid=Nif5oz

Ta'asshub

Benar sekali pernyataan ustadz-ustadz ketika itu, bahwa mereka yang hari ini mengkampenyekan taqlid dua ustadz lokal yang senior, mereka jug...